Tak lama setelah Ariel mendapatkan kebebasan bersyarat pada 23 Juli 2012, Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David segera mengumumkan nama baru yang telah mereka siapkan selama dua tahun. Awalnya, mereka memilih nama Masterplan. Namun, setelah kasus yang menimpa Ariel sempat menghentikan karier Peterpan selama beberapa tahun, para mantan anggota Peterpan berkumpul kembali untuk mendiskusikan nama baru. Pada 1 Agustus 2012, mereka berkumpul di rumah Uki di Dago. Setelah beberapa kali berunding, akhirnya mereka sepakat untuk menggunakan nama Noah dan segera menghubungi Bu Acin untuk menginformasikan perubahan tersebut. Keesokan harinya, pada 2 Agustus 2012, grup musik ini mengumumkan nama baru mereka dalam sebuah konferensi pers. Uki menjelaskan bahwa Noah berarti memberikan kenyamanan, ketenangan, dan umur panjang.
Kemudian, pada 3 Agustus 2012, Noah merilis singel berjudul “Separuh Aku” yang diputar secara serentak di 200 radio. Pada 9 Agustus 2012, mereka juga meluncurkan buku berjudul Kisah Lainnya dengan penerbit Kompas Gramedia.
Pada 15-16 September 2012, Noah menggelar konser di lima negara dalam satu hari, yaitu Melbourne, Hong Kong, Kuala Lumpur, Singapura, dan berakhir di Jakarta. Mereka kembali mencetak rekor dari Museum Rekor Indonesia, setelah sebelumnya juga mendapatkan penghargaan MURI pada tahun 2004. Lalu, pada 22 September 2012, Noah secara resmi meluncurkan album studio perdana mereka yang bertajuk Seperti Seharusnya dalam sebuah konferensi pers. Penjualan album ini dilakukan melalui gerai KFC dan berhasil terjual hingga 200 ribu keping dalam tiga hari pertama. Pada Februari 2013, album Seperti Seharusnya telah terjual satu juta kopi, dan Noah menerima penghargaan plakat Multi Platinum. Dengan penjualan di atas satu juta kopi, album ini pun masuk dalam daftar album terlaris di Indonesia.
