Spread the love

📌 Profil Lulusan & Visi

Mencetak calon pejabat eksekutif (Gubernur/Bupati/Wali Kota) dan legislatif (DPRD) daerah yang:

  1. Berintegritas Tinggi: Bebas korupsi, taat hukum, dan memiliki komitmen etika publik.

  2. Kompeten secara Birokrasi: Menguasai tata kelola keuangan daerah, regulasi, dan manajemen pelayanan publik.

  3. Peka Kepentingan Warga: Mampu merumuskan kebijakan berbasis data (evidence-based policy) dan mengartikulasikan aspirasi rakyat.

📚 Struktur & Modul Pembelajaran

1.Modul 1: Fondasi Etika, Ideologi, dan Integritas Politik:Fokus: Karakter & Etika.
  • Konstitusi & Wawasan Kebangsaan: Pendalaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan nilai-nilai dasar partai.

  • Etika Politik & Anti-Korupsi: Literasi hukum tindak pidana korupsi, transparansi keuangan kampanye, dan pengelolaan konflik kepentingan (conflict of interest).

  • Pendidikan Anti-Nepotisme & Sistem Merit: Membangun kepemimpinan daerah yang profesional dan adil.

2.Modul 2: Tata Kelola Pemerintahan & Keuangan Daerah:Fokus: Kapasitas Teknis Eksekutif & Legislatif.
  • Sistem Hukum & Legal Drafting: Penyusunan Peraturan Daerah (Perda) yang solutif dan tidak bertentangan dengan hukum nasional.

  • Politik Anggaran (APBD): Membaca, menganalisis, dan merencanakan APBD berbasis kinerja publik (pendidikan, kesehatan, infrastruktur).

  • Manajemen Birokrasi Daerah: Memahami tata kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sistem merit Aparatur Sipil Negara (ASN).

3.Modul 3: Analisis Kebijakan Publik & Problem Solving:Fokus: Pembuatan Kebijakan Berbasis Data.
  • Perencanaan Pembangunan Daerah: Pemetaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) selaras dengan RPJMN (Nasional).

  • Kebijakan Berbasis Data (Evidence-Based Policy): Riset lapangan, penggunaan instrumen data statistik daerah, dan evaluasi dampak kebijakan.

  • Manajemen Krisis & Pelayanan Publik: Penanganan bencana daerah, krisis ekonomi lokal, dan inovasi pelayanan publik digital.

4.Modul 4: Kepemimpinan Komunikasi & Orientasi Lapangan:Fokus: Keterampilan Sosial & Lapangan.
  • Komunikasi Politik & Negosiasi: Public speaking, negosiasi parlemen, serta manajemen hubungan media dan media sosial.

  • Metodologi Turun ke Warga (Blusukan Terstruktur): Teknik penyapan aspirasi masyarakat, identifikasi masalah riil, dan pemetaan akar konflik warga.

  • Simulasi & Studi Kasus: Simulasi penyusunan APBD, sidang paripurna, dan penanganan krisis daerah (role-play).

⏱️ Bobot & Metodologi Pembelajaran

Metode PembelajaranPorsi (%)Deskripsi Kegiatan
Penyampaian Teori & Regulasi20%Pemaparan pakar hukum, akademisi, dan ekonom daerah.
Studi Kasus & Analisis Kebijakan30%Membedah APBD/Perda bernilai sukses dan gagal dari berbagai daerah.
Simulasi & Role-Play30%Latihan penyusunan Perda, debat kebijakan, dan respons krisis birokrasi.
Praktik / Magang Kerja20%Pendampingan anggota DPRD aktif atau observasi langsung kerja OPD daerah.

🎯 Syarat Kelulusan (Indikator Kompetensi)

Setiap peserta wajib menyelesaikan tiga produk kelulusan sebagai portofolio:

  1. Dokumen Kebijakan (Policy Brief): Naskah usulan solusi nyata atas satu masalah spesifik di daerah pilihan peserta.

  2. Draf Simulasi APBD: Laporan analisis efisiensi dan alokasi anggaran APBD berbasis prioritas publik.

  3. Komitmen Integritas Pakta Integritas: Pernyataan tertulis keterikatan etika anti-korupsi dan sanksi pemecatan jika melanggar.

By Ewin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *