Spread the love

JAKARTA — Lini pertahanan Tim Nasional Indonesia kini memiliki sosok “tembok” tangguh yang dikenal tanpa kompromi. Justin Quincy Hubner, atau yang akrab disapa Justin Hubner, telah bertransformasi menjadi salah satu pilar krusial dalam kebangkitan sepak bola modern Indonesia. Bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan, pemain berkaki kidal ini memadukan ketangguhan fisik Eropa dengan militansi tinggi di lapangan.

Berikut adalah perjalanan karier dan profil lengkap sang center-back andalan Garuda.

Profil Singkat

Informasi PribadiDetail
Nama LengkapJustin Quincy Hubner
Tanggal Lahir14 September 2003
Tempat Lahir‘s-Hertogenbosch, Belanda
Tinggi Badan1,87 meter
Posisi BermainBek Tengah / Gelandang Bertahan
Klub Saat IniFortuna Sittard (Eredivisie)
Nomor Punggung28 (Klub)

Awal Karier dan Tempaan di Inggris

Lahir dan tumbuh di Belanda, bakat sepak bola Hubner mengalir dari ayahnya yang memiliki darah Indonesia (garis keturunan kakek asal Makassar dan nenek asal Bandung), sementara ibunya adalah warga negara Belanda. Ia mengawali langkah juniornya di klub lokal VV TGG sebelum akhirnya menimba ilmu di akademi Willem II dan FC Den Bosch.

Ketangguhannya dalam membaca permainan menarik perhatian pemandu bakat internasional. Pada Januari 2020, di usia yang baru 16 tahun, Hubner mengambil keputusan besar dengan merantau ke Inggris untuk bergabung dengan akademi Wolverhampton Wanderers (Wolves). Di sana, ia berkembang pesat, dipercaya mengenakan ban kapten untuk skuad Wolves U-21, hingga sempat menembus bangku cadangan tim utama di Premier League saat melawan Arsenal pada Desember 2023.

Melanglang Buana ke Asia hingga Kembali ke Eredivisie

Demi menit bermain di level senior, Hubner sempat menjalani masa peminjaman di klub J1 League Jepang, Cerezo Osaka, pada Maret 2024. Melalui langkah ini, ia mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain berpaspor Indonesia pertama yang merumput di kasta tertinggi Liga Jepang.

Setelah kontraknya selesai dengan Wolves, petualangan baru Hubner berlanjut ke kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie). Pada Juli 2025, ia resmi direkrut oleh Fortuna Sittard dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Kembalinya Hubner ke Belanda berbuah manis. Sepanjang musim kompetisi 2025/2026, ia menjadi pilihan reguler di lini belakang Fortuna Sittard dengan mengemas lebih dari 24 penampilan. Hubner bahkan mencetak gol profesional pertamanya di Eredivisie pada 11 Januari 2026 lewat gol penyeimbang dramatis di menit ke-93 saat melawan Go Ahead Eagles.

Pilihan Hati untuk Skuad Garuda

Sebelum memperkuat Indonesia, Hubner merupakan bagian dari skuad muda tim nasional Belanda dan sempat mencatatkan penampilan bersama Timnas Belanda U-19 dan U-20. Namun, panggilan Merah Putih mengubah arah karier internasionalnya.

“Saya sangat senang memiliki kesempatan untuk bermain dengan teman-teman di sini. Saya berharap bisa membuat Indonesia bangga,” ungkap Hubner saat pertama kali mengikuti pemusatan latihan.

Proses naturalisasinya resmi rampung pada 6 Desember 2023 setelah ia mengucapkan sumpah setia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Tak butuh waktu lama bagi Hubner untuk merebut hati pelatih Shin Tae-yong.

  • Debut Senior: 2 Januari 2024 dalam laga persahabatan melawan Libya.

  • Piala Asia 2023: Menjadi andalan lini belakang dan sukses mengantar Indonesia lolos ke babak gugur (16 besar) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

  • Piala Asia U-23 2024: Menunjukkan komitmen luar biasa dengan langsung terbang ke Qatar membela Timnas U-23 hanya sehari setelah bermain 90 menit untuk klubnya di Jepang.

Hingga pertengahan 2026, Justin Hubner terus konsisten mengawal jantung pertahanan Indonesia. Gaya mainnya yang lugas, berani berduel fisik, dan kemampuan melepaskan umpan jauh akurat menjadikannya sosok yang sulit tergantikan di era generasi emas sepak bola Indonesia saat ini.

By Ewin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *