{"id":3025,"date":"2026-09-02T03:01:50","date_gmt":"2026-09-02T03:01:50","guid":{"rendered":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025"},"modified":"2026-09-02T03:06:24","modified_gmt":"2026-09-02T03:06:24","slug":"benarkah-petani-kecil-penyebab-kebakaran-hutan-kalimantan-membongkar-mitos-dan-mengungkap-realitanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025","title":{"rendered":"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"3025\" class=\"elementor elementor-3025\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9796670 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"9796670\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-48d3902 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"48d3902\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Setiap kali musim kemarau tiba, langit Kalimantan dan Sumatra kerap tertutup kabut asap pekat. Berita di media massa kerap menampilkan narasi yang sama:\u00a0<em>\u201cKebakaran disebabkan oleh warga atau petani yang membuka lahan dengan cara membakar.\u201d<\/em><\/p><p>Namun, mari kita gunakan logika paling mendasar.<\/p><p><strong>Apakah masuk akal jika seorang petani lokal, yang hanya memiliki lahan 1 hingga 2 hektar dengan peralatan seadanya, mampu memicu bencana kebakaran hebat yang melahap ribuan hingga puluhan ribu hektar hutan primer dan lahan gambut?<\/strong><\/p><p>Jawabannya jelas:\u00a0<strong>Tidak masuk akal.<\/strong><\/p><p>Mengkambinghitamkan petani kecil atas bencana asap tahunan adalah narasi penyederhanaan yang menyesatkan. Lantas, apa sebenarnya penyebab utama kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan yang begitu dahsyat? Mari kita bongkar faktanya.<\/p><ol><li><strong> Mitos &#8220;Peladang Tradisional&#8221; vs Realita di Lapangan<\/strong><\/li><\/ol><p>Masyarakat adat dan petani tradisional Kalimantan (seperti suku Dayak) telah melakukan praktik berladang berpindah selama ratusan tahun. Mereka memiliki aturan adat yang sangat ketat (<em>kearifan lokal<\/em>).<\/p><p>Sebelum membakar sepetak kecil lahannya, mereka membuat sekat bakar (<em>sekat bakar\/sekat api<\/em>), memperhitungkan arah angin, dan menjaga api bersama-sama hingga padam. Praktik ini terbukti sustainabel selama berabad-abad dan\u00a0<strong>tidak pernah membakar pulau Kalimantan<\/strong>\u00a0sebelum era eksploitasi industri dimulai pada akhir abad ke-20.<\/p><p>Kriminalisasi terhadap petani kecil hanyalah pengalihan isu dari masalah ekologis yang jauh lebih besar.<\/p><ol start=\"2\"><li><strong> Pengeringan Lahan Gambut: &#8220;Bahan Bakar Utama&#8221; Kebakaran<\/strong><\/li><\/ol><p>Kalimantan kaya akan ekosistem lahan gambut. Dalam kondisi alami, gambut adalah lahan basah menyerupai spons yang menyimpan air dalam jumlah raksasa.\u00a0<strong>Gambut alami tidak mudah terbakar.<\/strong><\/p><p>Bencana dimulai ketika industri skala besar (seperti perkebunan kelapa sawit dan Hutan Tanaman Industri\/HTI) masuk. Untuk menanam sawit atau akasia, mereka harus mengeringkan gambut. Caranya adalah dengan membuat kanalisasi (parit-parit raksasa) untuk menyedot air keluar dari lahan tersebut.<\/p><p><strong>Akibatnya:<\/strong><\/p><ul><li>Gambut yang tadinya basah menjadi kering kerontang.<\/li><li>Gambut kering ini pada dasarnya adalah\u00a0<strong>tumpukan bahan bakar fosil (seperti batu bara muda)<\/strong>\u00a0yang sangat mudah terbakar.<\/li><li>Sekali api berkobar, api tidak hanya membakar permukaan, tetapi menjalar di bawah tanah (<em>underground fire<\/em>). Inilah yang membuat api di Kalimantan mustahil dipadamkan hanya dengan siraman air dari udara (<em>water bombing<\/em>).<\/li><\/ul><ol start=\"3\"><li><strong> Pembukaan Lahan Skala Besar (Land Clearing) Demi Efisiensi Biaya<\/strong><\/li><\/ol><p>Metode\u00a0<em>clearing<\/em>\u00a0lahan secara mekanis (menggunakan alat berat seperti ekskavator dan buldoser) memakan biaya yang sangat mahal. Bagi oknum perusahaan atau mafia tanah skala besar, membakar adalah cara paling murah dan cepat untuk membersihkan lahan ribuan hektar dalam sekejap.<\/p><p>Banyak kasus menunjukkan bahwa titik api (<em>hotspot<\/em>) justru berulang kali muncul di dalam batas-batas konsesi perusahaan perkebunan atau kawasan yang sedang dalam proses pengajuan izin lahan.<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-fb4d9b4 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"fb4d9b4\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4c5ee76 elementor-widget elementor-widget-gallery\" data-id=\"4c5ee76\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;columns&quot;:2,&quot;lazyload&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;gallery_layout&quot;:&quot;grid&quot;,&quot;columns_tablet&quot;:2,&quot;columns_mobile&quot;:1,&quot;gap&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;gap_tablet&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;gap_mobile&quot;:{&quot;unit&quot;:&quot;px&quot;,&quot;size&quot;:10,&quot;sizes&quot;:[]},&quot;link_to&quot;:&quot;file&quot;,&quot;aspect_ratio&quot;:&quot;3:2&quot;,&quot;overlay_background&quot;:&quot;yes&quot;,&quot;content_hover_animation&quot;:&quot;fade-in&quot;}\" data-widget_type=\"gallery.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery__container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"e-gallery-item elementor-gallery-item elementor-animated-content\" href=\"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-2026-09-02T095526.120.jpg\" data-elementor-open-lightbox=\"yes\" data-elementor-lightbox-slideshow=\"4c5ee76\" data-elementor-lightbox-title=\"images - 2026-09-02T095526.120\" data-e-action-hash=\"#elementor-action%3Aaction%3Dlightbox%26settings%3DeyJpZCI6MzAyNCwidXJsIjoiaHR0cHM6XC9cL3JlZ2FyY29tbXByb21vLm15LmlkXC93cC1jb250ZW50XC91cGxvYWRzXC8yMDI2XC8wOVwvaW1hZ2VzLTIwMjYtMDktMDJUMDk1NTI2LjEyMC5qcGciLCJzbGlkZXNob3ciOiI0YzVlZTc2In0%3D\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-gallery-image elementor-gallery-item__image\" data-thumbnail=\"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-2026-09-02T095526.120-239x300.jpg\" data-width=\"239\" data-height=\"300\" aria-label=\"\" role=\"img\" ><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery-item__overlay\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<a class=\"e-gallery-item elementor-gallery-item elementor-animated-content\" href=\"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-2026-09-02T095507.152.jpg\" data-elementor-open-lightbox=\"yes\" data-elementor-lightbox-slideshow=\"4c5ee76\" data-elementor-lightbox-title=\"images - 2026-09-02T095507.152\" data-e-action-hash=\"#elementor-action%3Aaction%3Dlightbox%26settings%3DeyJpZCI6MzAyMywidXJsIjoiaHR0cHM6XC9cL3JlZ2FyY29tbXByb21vLm15LmlkXC93cC1jb250ZW50XC91cGxvYWRzXC8yMDI2XC8wOVwvaW1hZ2VzLTIwMjYtMDktMDJUMDk1NTA3LjE1Mi5qcGciLCJzbGlkZXNob3ciOiI0YzVlZTc2In0%3D\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-gallery-image elementor-gallery-item__image\" data-thumbnail=\"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-2026-09-02T095507.152-300x200.jpg\" data-width=\"300\" data-height=\"200\" aria-label=\"\" role=\"img\" ><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-gallery-item__overlay\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-029a562 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"029a562\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4dfc0e0 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4dfc0e0\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<ol start=\"4\"><li><strong> Faktor Iklim (El Ni\u00f1o) Sebagai Pemantik, Bukan Penyebab Utama<\/strong><\/li><\/ol><p>Seringkali pemerintah atau pihak tertentu menyalahkan fenomena alam seperti\u00a0<strong>El Ni\u00f1o<\/strong>\u00a0sebagai biang kerok. Memang benar, El Ni\u00f1o menyebabkan kemarau ekstrem yang membuat vegetasi menjadi sangat kering.<\/p><p>Namun, El Ni\u00f1o hanyalah\u00a0<em>pemantik<\/em>\u00a0(pemicu). Bom waktunya sendiri sudah disiapkan oleh manusia berupa lahan gambut yang sudah rusak dan dikeringkan. Tanpa adanya pengeringan gambut dan pembakaran sengaja, El Ni\u00f1o tidak akan pernah memicu kebakaran berskala bencana nasional.<\/p><ol start=\"5\"><li><strong> Carut-Marut Tata Ruang dan Lemahnya Penegakan Hukum<\/strong><\/li><\/ol><p>Mengapa ini terus berulang?<\/p><ul><li><strong>Konflik Tenurial (Lahan):<\/strong>\u00a0Tumpang tindih izin lahan antara masyarakat, pemerintah, dan korporasi menciptakan area &#8220;tidak bertuan&#8221; yang rawan dibakar untuk mengklaim kepemilikan.<\/li><li><strong>Tuntutan Hukum yang Lemah:<\/strong>\u00a0Penegakan hukum kerap hanya tajam ke bawah (menangkap petani kecil yang membakar lahan 0.5 hektar) dan tumpul ke atas (perusahaan pemilik konsesi ribuan hektar yang terbakar sering lolos atau hanya dikenakan sanksi administratif).<\/li><\/ul><p><strong>Kesimpulan: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?<\/strong><\/p><p>Kembali ke pertanyaan awal:\u00a0<strong>Mungkinkah petani kecil penyebabnya?<\/strong><\/p><p>Logika orang waras dan bukti ilmiah di lapangan menunjukkan bahwa kebakaran hutan dahsyat di Kalimantan adalah\u00a0<strong>bencana buatan manusia skala industri<\/strong>, bukan sekadar kecerobohan petani lokal.<\/p><p>Bencana ini adalah akumulasi dari kerusakkan ekosistem gambut akibat kanalisasi, ekspansi agro-industri yang serakah, pembakaran lahan terselubung demi penghematan modal, serta penegakan hukum yang belum maksimal.<\/p><p>Jika kita ingin melenyapkan kabut asap dari langit Kalimantan, langkah utamanya bukan melarang petani kecil berladang, melainkan\u00a0<strong>merestorasi total lahan gambut (membasahinya kembali\/rewetting)<\/strong>\u00a0dan memberlakukan hukuman berat bagi korporasi yang merusak lingkungan<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap kali musim kemarau tiba, langit Kalimantan dan Sumatra kerap tertutup kabut asap pekat. Berita di media massa kerap menampilkan narasi yang sama:\u00a0\u201cKebakaran disebabkan oleh warga atau petani yang membuka lahan dengan cara membakar.\u201d Namun, mari kita gunakan logika paling mendasar. Apakah masuk akal jika seorang petani lokal, yang hanya memiliki lahan 1 hingga 2 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3022,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-3025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya - Regarcommpromo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya - Regarcommpromo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setiap kali musim kemarau tiba, langit Kalimantan dan Sumatra kerap tertutup kabut asap pekat. Berita di media massa kerap menampilkan narasi yang sama:\u00a0\u201cKebakaran disebabkan oleh warga atau petani yang membuka lahan dengan cara membakar.\u201d Namun, mari kita gunakan logika paling mendasar. Apakah masuk akal jika seorang petani lokal, yang hanya memiliki lahan 1 hingga 2 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Regarcommpromo\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T03:01:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-02T03:06:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"359\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ewin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ewin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025\"},\"author\":{\"name\":\"Ewin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/099304dc4a8606be0425ecacc7bd5a02\"},\"headline\":\"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya\",\"datePublished\":\"2026-09-02T03:01:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T03:06:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025\"},\"wordCount\":663,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/karhutla.jpg\",\"articleSection\":[\"Kabar\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025\",\"url\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025\",\"name\":\"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya - Regarcommpromo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/karhutla.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-02T03:01:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-02T03:06:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/karhutla.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/karhutla.jpg\",\"width\":640,\"height\":359},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?p=3025#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/\",\"name\":\"Regarcommpromo\",\"description\":\"Berita Online Untuk Anda\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"Regarcommpromo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-Logo-Regarcommpromo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-Logo-Regarcommpromo.jpg\",\"width\":90,\"height\":90,\"caption\":\"Regarcommpromo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/099304dc4a8606be0425ecacc7bd5a02\",\"name\":\"Ewin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b0f04860a2b6c5580bc6a67662bf8d14d232f118a3a016552e0d75b4b36c91d3?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b0f04860a2b6c5580bc6a67662bf8d14d232f118a3a016552e0d75b4b36c91d3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b0f04860a2b6c5580bc6a67662bf8d14d232f118a3a016552e0d75b4b36c91d3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ewin\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/localhost\\\/regarcommpromo\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/regarcommpromo.my.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya - Regarcommpromo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya - Regarcommpromo","og_description":"Setiap kali musim kemarau tiba, langit Kalimantan dan Sumatra kerap tertutup kabut asap pekat. Berita di media massa kerap menampilkan narasi yang sama:\u00a0\u201cKebakaran disebabkan oleh warga atau petani yang membuka lahan dengan cara membakar.\u201d Namun, mari kita gunakan logika paling mendasar. Apakah masuk akal jika seorang petani lokal, yang hanya memiliki lahan 1 hingga 2 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025","og_site_name":"Regarcommpromo","article_published_time":"2026-09-02T03:01:50+00:00","article_modified_time":"2026-09-02T03:06:24+00:00","og_image":[{"width":640,"height":359,"url":"http:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ewin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ewin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025"},"author":{"name":"Ewin","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#\/schema\/person\/099304dc4a8606be0425ecacc7bd5a02"},"headline":"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya","datePublished":"2026-09-02T03:01:50+00:00","dateModified":"2026-09-02T03:06:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025"},"wordCount":663,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg","articleSection":["Kabar"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025","url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025","name":"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya - Regarcommpromo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg","datePublished":"2026-09-02T03:01:50+00:00","dateModified":"2026-09-02T03:06:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#primaryimage","url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg","contentUrl":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg","width":640,"height":359},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?p=3025#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Benarkah Petani Kecil Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan? Membongkar Mitos dan Mengungkap Realitanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#website","url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/","name":"Regarcommpromo","description":"Berita Online Untuk Anda","publisher":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#organization","name":"Regarcommpromo","url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-Logo-Regarcommpromo.jpg","contentUrl":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-Logo-Regarcommpromo.jpg","width":90,"height":90,"caption":"Regarcommpromo"},"image":{"@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/#\/schema\/person\/099304dc4a8606be0425ecacc7bd5a02","name":"Ewin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b0f04860a2b6c5580bc6a67662bf8d14d232f118a3a016552e0d75b4b36c91d3?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b0f04860a2b6c5580bc6a67662bf8d14d232f118a3a016552e0d75b4b36c91d3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b0f04860a2b6c5580bc6a67662bf8d14d232f118a3a016552e0d75b4b36c91d3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ewin"},"sameAs":["http:\/\/localhost\/regarcommpromo"],"url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/?author=1"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/karhutla.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3025"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3029,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3025\/revisions\/3029"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3022"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/regarcommpromo.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}